Gubernur Jabar Tidak Perpanjang PSBB Tingkat Provinsi

Gubernur Jabar Tidak Perpanjang PSBB Tingkat Provinsi

Tribunhot.com – Gubernur Jabar tidak perpanjang PSBB tingkat provinsi, sehingga kebijakan PSBB untuk seluruh provinsi di Jabar sudah berakhir. Ridwan Kamil yang merupakan Gubernur Jawa Barat, mengambil keputusan ini dikarenakan pihaknya akan melakukan pengetesan di tempat atau kawasan-kawasan rawan covid-19.

Dia juga berpesan jika diluar kawasan yang sudah disebutkan itu semua merupakan wewenang dari pemerintah kota/kabupaten. Emil (Sapaan dari Ridwan Kamil) menyatakan jika pengangan pandemi corona sudah berakhir karena angka covid di jabar selama enam minggu belakangan ini dibawah angka satu.

“Jadi, mulai hari ini tidak ada lagi PSBB tingkat provinsi Jabar. Sudah kami putuskan juga sudah clear 100 persen hingga adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal.” Ujar Emil.

Gubernur Jabar Tidak Perpanjang PSBB Tingkat Provinsi

Menurutnya, dia memutuskan untuk tidak melakukan perpanjangan PSBB karena sudah mengikuti standar dari Badan Kesehatan Dunia (WHO). Jika menurut WHO, jika angka satu bisa dianggap sudah terkendali serta tingkat rumah sakit rujukan tidak melebihi 27 persen. Emil menegaskan walaupun dalam kondisi AKB kita tidak boleh menurunkan kewaspadaan.

“Pengawasan dilokalisir dan harus lebih ketat di tingkat desa ataupun kelurahan, pada skala mikro pembatasan tetap harus dilakukan, tetapi untuk skala provinsi sudah dihentikan, dan akan tetap dilanjutkan oleh kebijakan lokal.” Ucapnya.

Khusus untuk wilayah Bogor, Depok dan Bekasi (BoDeBek), PSBB akan tetap mengikuti kebijakan dari DKI Jakarta yang berlaku hingga tanggal 2 Juli 2020. Ridwal Kamil ingin menggerakan roda perekonomian dan tidak ingin adanya lonjakan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi yang minus di daerah Jawa Barat.

“Pemprov Jabar akan fokus melakukan test masif di wilayah yang memiliki potensi tinggi dalam penyebaran virus seperti pasar tradisional, tempat wisata, rumah ibadah dan tempat transit seperti terminal, stasiun dan bandara.” Ungkap Ridwan Kamil.

“Kami Berharap ekonomi bisa bertumbuh sebesar 2 persen di Jabar. Karena jika tidak bertindak maka akan semakin lama pengangguran yang tidak berpenghasilan, maka akan berimbas pada penurunan ekonomi sebesar minus 2 persen.” Tambah Ridwan Kamil.

BACA BERITA LAINNYA : ALASAN DEWI PERSIK INGIN BERCERAI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!